Breaking

PLN Enjiniring mengajak anak anak TK Mawaddah mengenal keselamatan listrik sejak dini melalui program edukasi Ramadan yang inspiratif

RE
Sabtu, 14 Maret 2026
PLN Enjiniring mengajak anak anak TK Mawaddah mengenal keselamatan listrik sejak dini melalui program edukasi Ramadan yang inspiratif

Jakarta – Menyambut Ramadhan, PLN Enjiniring melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mengadakan kegiatan Sosialisasi Kelistrikan di TK Mawaddah pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan yang mengusung tema Edukasi Dasar Ketenagalistrikan bagi Anak ini merupakan bagian dari rangkaian Program KBS Ceria yang diluncurkan pada Desember 2025. Melalui inisiatif tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan serta penggunaan listrik yang aman sejak usia dini, khususnya bagi masyarakat di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat yang menjadi wilayah ring 1 operasional perusahaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penguatan kapasitas Karang Taruna di Kelurahan Kota Bambu Selatan sebagai upaya mendorong peran organisasi kepemudaan tersebut sebagai agen sosial dalam meningkatkan literasi bagi anak usia dini. Setelah itu, dilaksanakan sosialisasi ketenagalistrikan kepada anak-anak di lingkungan sekitar sebagai bentuk edukasi keselamatan listrik sejak dini dalam menyambut Ramadhan, mengingat aktivitas masyarakat biasanya meningkat selama bulan suci. Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari Ketua RW dan warga setempat karena dinilai memberikan manfaat yang nyata dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua RW 08 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Beni Kurniawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada PLN Enjiniring atas pelaksanaan edukasi yang dinilai sangat bermanfaat, terutama menjelang Ramadhan ketika peran orang tua dan tenaga pengajar menjadi semakin penting dalam menjaga keamanan aktivitas anak-anak baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PLN Enjiniring yang telah memberikan edukasi mengenai keselamatan listrik kepada anak-anak sejak dini, sekaligus memberikan pemahaman kepada para orang tua dan pengajar. Dengan keterlibatan semua pihak, kami berharap pesan mengenai keselamatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan keluarga maupun di dunia pendidikan,” ujar Beni.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Perusahaan PLN Enjiniring, Anita Widyiastuti. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi yang disampaikan oleh Pitasari Lisiani, salah satu perwakilan Srikandi sekaligus Vice President Keuangan PLN Enjiniring. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan materi edukasi kelistrikan secara menyeluruh, mulai dari pengenalan dasar mengenai listrik hingga pemahaman mengenai potensi bahaya listrik dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini dinilai semakin relevan menjelang Ramadhan, ketika penggunaan berbagai peralatan listrik di rumah cenderung meningkat.

Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menegaskan bahwa kehadiran perusahaan melalui program TJSL tersebut merupakan wujud komitmen PLN Enjiniring untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekitar, termasuk melalui berbagai kegiatan positif menjelang Ramadhan.

“Melalui program ini, PLN Enjiniring berupaya untuk terus hadir dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga bentuk kepedulian perusahaan dalam memperkuat peran lingkungan pendidikan dan keluarga sebagai fondasi dalam membangun perilaku yang aman dan bertanggung jawab, khususnya dalam menyambut Ramadhan,” ungkap Chairani.

Sebelumnya, PLN Enjiniring juga telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangkaian Program KBS Ceria yang berfokus pada peningkatan kualitas tumbuh kembang anak serta pemberdayaan masyarakat. Sejak peluncuran program pada Desember 2025, perusahaan telah menyalurkan berbagai bantuan seperti buku bacaan, vitamin, pemberian makanan tambahan (PMT), perlengkapan alat tulis, kegiatan literasi anak, hingga lomba kreativitas bagi anak-anak. Program PMT sendiri dilaksanakan secara berkelanjutan sejak Desember 2025 hingga Maret 2026. Selain itu, PLN Enjiniring juga menghadirkan kegiatan edukasi parenting bagi para orang tua yang membahas pendampingan tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi, serta penguatan peran keluarga sebagai bagian dari kesiapan menyambut Ramadhan secara sehat dan aman.

Melalui pelaksanaan program TJSL ini, PLN Enjiniring kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi anak, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat peran insan PLN Enjiniring dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan secara berkelanjutan, termasuk dalam menyambut Ramadhan dengan semangat edukasi dan keselamatan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua