Breaking

UNS Surakarta Juara Umum Badminton Campus League 2026, Sapu Bersih Gelar Beregu dan 5 Nomor Individu

RE
Sabtu, 26 September 2026
UNS Surakarta Juara Umum Badminton Campus League 2026, Sapu Bersih Gelar Beregu dan 5 Nomor Individu

SURAKARTA — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menutup Campus League Badminton 2026 The Nationals dengan gelar juara umum. Tim beregu UNS mengalahkan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta lewat pertarungan tiga set yang berlangsung ketat di GOR Bandung, Jawa Barat.

Kemenangan beregu itu bukan satu-satunya. Kontingen UNS juga mengamankan gelar di lima nomor individu, mulai dari ganda putra, ganda putri, ganda campuran, hingga nomor 3v3.

Lima Gelar Individu yang Dibawa Pulang UNS

Pasangan Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah keluar sebagai juara ganda putra. Di sektor ganda putri, pasangan Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat turut merengkuh gelar juara.

UNS menambah trofi lewat pasangan Khaddhaffy A. Ramadhan/Alya Ardelia yang menang di nomor ganda campuran. Nomor 3v3 dimenangi trio Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan.

Di kategori individu lain, gelar tunggal putra direbut Akmal Zaidan Pamuji dari Universitas Jenderal Soedirman. Predikat juara tunggal putri diamankan Alfira Deanika yang mewakili Universitas Islam Indonesia.

BINUS Sempat Unggul 22-11 Sebelum Momentum Berbalik

Jalannya final beregu berlangsung tidak mudah bagi UNS. BINUS mengawali laga dengan baik dan sempat memimpin hingga unggul 22-11 pada set pertama.

Adna Farrell/Muhammad Khalil kemudian membalikkan momentum krusial dan membawa UNS merebut set pembuka dengan keunggulan 55-46. BINUS bangkit di set kedua dan menang 55-52, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Pada set ketiga, Adna Farrell/Muhammad Khalil membawa UNS kembali unggul 33-31. Lintang Ari Rahmawati/Maghfiro Ah Aristi memperlebar jarak, sebelum pasangan Adna Farrell/Tanaya Yafiyah Darojat memastikan kemenangan mutlak UNS dengan skor akhir 55-47.

Tekanan Mental dan Kunci Kesabaran Pemain UNS

Pemain ganda putri UNS, Maghfiro Ah Aristi, mengakui tekanan menjelang laga final cukup besar. Ia menyebut rasa gugup dan kurang percaya diri sempat muncul.

"Takut, gugup, jadi satu semua. Pasti ada rasa kurang percaya diri juga. Namun, kami sebagai satu tim saling menyemangati dan meyakinkan diri sendiri untuk bermain on point," ungkap Maghfiro dalam keterangan tertulis.

Pelatih UNS Oktavia Wahyu Kinanti menyebut kesabaran dan konsistensi permainan menjadi kunci timnya mengatasi tekanan di lapangan.

"Saya menekankan kepada mereka, cukup main sabar, konsisten, dan jangan mati-mati sendiri. Itu kuncinya," ujar Oktavia.

Oktavia menambahkan, keputusan menempatkan pasangan Adna Farrell/Muhammad Khalil pada urutan ketiga merupakan bagian dari strategi matang. Kombinasi keduanya dinilai ampuh menjadi pembeda bagi UNS.

Campus League Siapkan Futsal hingga UniGames Multisports

CEO Campus League Ryan Gozali menilai tingkat persaingan di laga final kali ini mencerminkan pesatnya perkembangan prestasi bulu tangkis di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.

Ryan juga menyebut pihaknya berencana menggelar kompetisi futsal serta ajang multisports bertajuk UniGames setelah suksesnya turnamen bulu tangkis ini. Cabang olahraga yang akan dipertandingkan meliputi taekwondo, kick-boxing, kempo, wushu, jiu jitsu, biliar, hingga sepak bola putri.

Sumber: lingkar.news

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua